Makassar, RadarEkspres – H. Burhanuddin Maddeppungeng, SE, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Wajo Baru dalam musyawarah yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 16.00 WITA di Kantor Kelurahan Wajo Baru. Musyawarah ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi yang sebelumnya digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar di Kantor Kecamatan Bontoala.
Pembentukan koperasi ini menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto tentang percepatan pembentukan koperasi di desa dan kelurahan.
Dalam forum musyawarah tersebut, peserta sepakat menunjuk H. Burhanuddin SE — mantan pemain PSM Makassar era 1980-an — sebagai Ketua (Nahkoda) Koperasi Merah Putih, dan Drs. H. Zainal Abidin sebagai Pengawas.
“Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan dengan mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui wadah usaha kolektif,” ungkap H. Burhanuddin saat ditemui di salah satu warung kopi setempat.
Musyawarah tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Camat Bontoala, Lurah Wajo Baru, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ketua RT/RW, LPM, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah warga Kelurahan Wajo Baru.
“Harapan saya, semoga kinerja kami bersama jajaran pengurus ke depan bisa berjalan dengan baik dan penuh amanah. Kami akan fokus pada kesejahteraan masyarakat, sesuai harapan pemerintah agar koperasi menjadi model ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Sebagai langkah awal, H. Burhanuddin berencana menghadirkan MOMS SMART, sebuah supermarket modern berbasis digital yang diperuntukkan khusus bagi kebutuhan ibu-ibu. Dengan sistem belanja online, masyarakat cukup memesan melalui aplikasi di ponsel, dan barang belanjaan akan diantar langsung ke rumah melalui layanan kurir motor atau mobil dengan tagline khas “ANTERIN DAENG!”
“Gagasan ini muncul karena saya melihat kondisi masyarakat, terutama ibu-ibu, yang membutuhkan efisiensi dalam berbelanja tanpa harus ke pasar. Selain itu, saya ingin memaksimalkan potensi dua pasar induk yang ada di Kelurahan Wajo Baru, yakni Pasar Terong dan Pasar Kalimbu. Konsep ini bukan hanya memberikan kemudahan, tapi juga menciptakan peluang kerja baru bagi warga setempat,” tutupnya penuh semangat.
Sumber: Jordan
















