MAGELANG, RadarEkspres – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 14 hingga 19 April 2026, bertempat di Akademi Militer Magelang.
Program KPPD merupakan agenda strategis nasional yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan para pimpinan daerah di seluruh Indonesia. Selain mendapatkan materi teoritis, para peserta juga menjalani pembinaan dengan disiplin tinggi khas lingkungan militer di kawasan Lembah Tidar, Magelang.
Selama mengikuti kegiatan, Supratman bersama peserta lainnya memperoleh pembekalan yang berfokus pada tiga pilar utama. Pertama, penguatan karakter kepemimpinan melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan serta etika kepemimpinan yang berlandaskan Pancasila dan konstitusi. Kedua, peningkatan kedisiplinan dengan pola pembinaan ala militer guna membentuk mentalitas pemimpin yang tangguh dan tegas dalam menghadapi dinamika pemerintahan.
Ketiga, penguatan sinergi antarlembaga. Dalam hal ini, peserta didorong untuk membangun komunikasi yang efektif dan kolaboratif antara institusi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang harmonis, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, KPPD 2026 juga memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman terkait dinamika geopolitik dan ekonomi global yang semakin kompleks. Melalui sesi diskusi dan simulasi, para pimpinan daerah dilatih untuk mampu membaca arah perubahan, mengantisipasi krisis, serta mengambil keputusan strategis.
Keikutsertaan Supratman dalam program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan di Kota Makassar. Sebagai pimpinan legislatif di salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia Timur, ia diharapkan mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dalam keterangan resminya, partisipasi dalam KPPD disebut sebagai bentuk komitmen untuk terus belajar dan beradaptasi dengan tantangan zaman. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan kebijakan yang lebih efektif, inovatif, dan berpihak pada masyarakat.
“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan solutif di Makassar,” demikian pernyataan resmi.
Lebih jauh, keikutsertaan pimpinan DPRD dalam forum nasional seperti KPPD juga mencerminkan upaya memperkuat peran legislatif dalam mendukung pembangunan daerah, tidak hanya dalam fungsi pengawasan dan legislasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Melalui KPPD Lemhannas RI 2026, para pemimpin daerah diharapkan kembali ke wilayah masing-masing dengan perspektif baru, kemampuan analisis yang lebih tajam, serta komitmen kuat dalam menjalankan amanah. Program ini tidak sekadar menjadi pelatihan formal, melainkan proses pembentukan kepemimpinan yang menekankan integritas, kedisiplinan, dan kemampuan kolaborasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
Laporan : JDT
















