Pinrang, RadarEkspres – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Bosowa melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pengolahan Air Bersih untuk Guru dan Siswa” di Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang. Kegiatan berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 di UPT SDN 219 Pinrang dan dihadiri oleh kepala sekolah, guru, siswa, serta masyarakat sekitar.
PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman peserta terkait teknologi pengolahan air bersih yang aman dikonsumsi, sekaligus memanfaatkan air secara efisien untuk budidaya sayuran. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan, tetapi juga pendampingan langsung dalam proses pembuatan instalasi sederhana pengolahan air dan penerapannya untuk sistem pertanian skala rumah tangga.
Dalam sambutannya, Andir Irwandi selaku ketua tim pelaksana dari Universitas Bosowa menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat setempat mengatasi keterbatasan akses air bersih, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya air untuk mendukung ketahanan pangan lokal.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dukungan tersebut memungkinkan pelaksanaan pelatihan berbasis praktik langsung sehingga peserta dapat menguasai keterampilan yang aplikatif.
Selain guru dan siswa, masyarakat sekitar juga ikut aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini, menciptakan kolaborasi yang positif antara pihak sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas setempat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan terbentuk kemandirian masyarakat dalam mengelola air bersih dan memanfaatkannya secara berkelanjutan untuk kebutuhan sehari-hari maupun usaha produktif seperti budidaya sayuran.
Laporan: JDT
















