MAKASSAR, RadarEkspres – UPT SPF SMPN 14 Makassar menggelar upacara bendera yang khidmat untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung di halaman sekolah dengan peserta seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, *Bapak Abdul Azis Hasan,S.Pd., M.M,GR*. Dalam amanatnya, beliau menggelorakan semangat nasionalisme kepada seluruh peserta upacara.
Dengan suara lantang dan penuh semangat, Bapak Abdul Azis mengumandangkan *“Merdeka! Merdeka! Merdeka!”* yang diikuti serentak oleh siswa dan guru. Teriakan tersebut menjadi simbol perayaan dan penghayatan atas kemerdekaan Indonesia.
“Merdeka bukan hanya berarti bebas dari penjajahan, tetapi juga berdaulat dan memiliki martabat sebagai bangsa,” tegasnya.
Dalam amanatnya, Kepala Sekolah menekankan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan. Ia berharap semangat tersebut terus hidup di dalam diri para siswa dan seluruh civitas akademika SMPN 14 Makassar, tidak hanya saat upacara tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Momen haru juga terjadi saat penyerahan penghargaan. Bapak Abdul Azis menyerahkan *81 piagam penghargaan* kepada *81 siswa Petugas Pengibar Bendera*. Para siswa ini telah mengikuti pelatihan intensif selama 3 minggu sebelum bertugas pada upacara 17 Agustus.
“Terima kasih atas dedikasi dan latihan kalian. 81 piagam ini simbol 81 tahun Indonesia merdeka,” ucapnya.
Selain itu, Bapak Abdul Azis juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan di lingkungan sekolah. Melalui slogan *“Sipakatau”* yang berarti saling memanusiakan, ia mengajak seluruh siswa untuk mencegah dan menghentikan perundungan.
Slogan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
“Generasi muda adalah penerus cita-cita kemerdekaan. Mari kita bangun sumber daya manusia yang berdaulat dan makmur, sesuai tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini,” ujarnya.
Ia menutup amanatnya dengan mengajak agar semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata, yakni menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Upacara ditutup dengan pengibaran Bendera Merah Putih dan pembacaan doa bersama.
Laporan : Muh Jufri
















