• Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
RADAR EKSPRES
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
No Result
View All Result
RADAR EKSPRES
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
Home DAERAH

Menelusuri Arti Kemerdekaan sebagai Spirit Menjaga Stabilitas Nasional

in DAERAH
0
250
SHARES
780
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar – RadarNkri.com –

Oleh: *Dr. H. Abdul Wahid, MA*
(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Baca:

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Mei 5, 2026
Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

April 26, 2026
Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

April 17, 2026
SD Inpres Palompong Melaksanakan Jum’at Ibadah di Halaman Sekolah

SD Inpres Palompong Melaksanakan Jum’at Ibadah di Halaman Sekolah

April 11, 2026

Hadirnya kemerdekaan RI bukanlah pemberian gratis dari para penjajah atau kado ulang tahun dari Belanda. Namun kemerdekaan ini diawali dengan perjuangan panjang dari para pahlawan di republik ini selama kurang lebih 350 tahun. Perjuangan ini melibatkan seluruh komponen bangsa dari Sabang sampai Merauke dan telah merenggut jiwa dan raga para pahlawan.

Setiap tahun diperingati HUT RI, dan didiskusikan makna dan arti sebuah “kemerdekaan”, namun tampaknya disetiap tahun, makna “kemerdekaan” ini perlu terus dieksplorasi oleh kita sebagai bangsa Indonesia, agar dapat menjadi spirit untuk menjaga stabilitas nasional saat ini dan dimasa yang akan datang, demi menuju negara yang maju.

Kemerdekaan adalah sebuah impian bagi seluruh bangsa di dunia, termasuk di Indonesia. Kemerdekaan adalah sebuah simbol perlawanan terhadap penjajah. Bahkan Indonesia telah menyebutkan di pembukaan UUD 1945, “penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Kemerdekaan bukanlah sekadar diperingati dalam bentuk seremoni pengibaran bendera merah putih, yang dimeriahkan dengan pemasangan umbul-umbul, bendera, disetiap lorong rumah penduduk, dan disemarakkan dengan perlombaan dan pesta rakyat.

Hal yang demikian ini tidaklah salah; namun hanya sifatnya seremoni dan euforia saja. Ada yang jauh lebih penting dari itu semua, yakni memahami dan memaknai kemerdekaan dalam konteks seluas-luasnya.

Dalam konteks Indonesia, pemaknaan terhadap arti kemerdekaan bukanlah hanya sekadar terbebas dari penjajah atau kolonialisme, tetapi lebih dari itu bisa dimaknai dalam pengertian yang tepat sesuai dengan segmentasi kita sebagai anak bangsa dari masa ke masa.

Misalnya arti kemerdekaan bagi generasi milenial dapat diwujudkan dengan cara berusaha untuk menghindari berbagai macam tindakan yang dapat merugikan masa depannya sebagai generasi harapan bangsa, diantaranya menjauhi penggunaan obat-obat terlarang (NARKOBA), miras, seks bebas, tawuran antar pelajar dan lain sebagainya.

Bagi para politisi kemerdekaan dapat diwujudkan dengan cara menjadikan politik sebagai instrumen demokrasi  yang dapat mencerdaskan masyarakat, menumbuhkan iklim politik yang damai,  dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa ini pada masa lalu, sehingga terwujudlah suatu stabilitas nasional yang kondusif.

Terlebih melalui peringatan HUT RI ke-75 tahun ini, pemerintah RI mengusung tema “Indonesia Maju”, tema ini sejatinya para politisi dapat jadikan sebagai momentum untuk  memformat ulang model dan praktik demokrasi yang selama ini terindikasi telah banyak penyimpangan dari prinsip demokrasi Pancasila.

Keberadaan Pancasila bukan sebatas simbol negara Indonesia, tapi lebih dari itu seharusnya menjadi patron bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan seluruh penyelenggaraan kehidupan bernegara termasuk di dalamnya praktik politik yang diperankan oleh para elite politik di republik ini.

Sejak awal kemerdekaan Indonesia telah bersepakat bahwa sistem pemerintahan yang paling cocok hingga saat ini adalah sistem demokrasi Pancasila. Pengamalan demokrasi Pancasila diharapkan dapat menjadi instrumen untuk bisa menjadi lem perekat dan memajukan bangsa Indonesia ke depan.

Oleh karenanya para elite politik wajib hukumnya menerapkan sebuah model dan praktik demokrasi yang berusaha menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan (agama), menghargai prinsip-prinsip kemanusiaan sesama anak bangsa, memperkokoh persatuan, mengedepan musyawarah dan mampu mendorong penegakan hukum yang berasaskan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui regulasi yang baik.

Karena itu, sudah saatnya para elite politik  bersama-sama untuk tidak lagi mempertontonkan model politik uang, intimidatif, gemar menebar berita hoax sebagai alat kampanye untuk menjatuhkan lawan politiknya, terlebih Indonesia tahun ini akan melaksanakan pilkada serentak untuk memilih para calon kepala daerah di kabupaten/kota, dan provinsi untuk memimpin daerah lima tahun mendatang.

Selanjutnya makna kemerdekaan bagi tokoh agama, seyogyanya kehadiran agama dapat dijadikan sebagai sarana untuk untuk terus mendorong umat beragama; agar saling menghargai antar satu pemeluk agama dengan lainnya, sehingga terwujudlah kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan agama dan pada akhirnya dapat berkontribusi mewujudkan stabilitas nasional di seluruh wilayah NKRI.

Permasalahan sekarang adalah bagaimana cara mengisi kemerdekaan negeri kita yang sudah berusia 75 tahun  dengan berbagai kegiatan yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan termasuk dalam bingkai mensyukuri nikmat kemerdekaan, yang diakui para founding fathers bangsa sebagaimana tertuang dalam mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 “berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa”.

Dalam konteks itulah, baiknya kita renungkan salah satu firman Allah Swt. berikut:  *_“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shaleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan mengganti  keadaan mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa…(QS. An Nur[24]:55)._*

Pesan moral dari ayat al-Qur’an di atas, dalam konteks mensyukuri nikmat kemerdekaan yaitu, ketika bangsa Indonesia mampu mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan tepat, diwujudkan dengan kegiatan-kegiatan produktif dan positif (amal shaleh), maka Allah akan jadikan bangsa Indonesia menjadi negara yang berkuasa (maju) dan akan dianugerahkan stabilitas nasional yang baik (aman dan sentausa).

Suatu kemerdekaan akan terasa nikmat di RI, manakala stabilitas nasional terus dapat dijaga dengan baik, dan merupakan kewajiban dari seluruh elemen bangsa bersinergi dengan jajaran Polri untuk menjaganya.

Karena itu, masyarakat Indonesia harus menjadikan stabilitas nasional menjadi skala prioritas di atas segala-galanya, apalagi saat ini bangsa Indonesia masih berjuang dalam melawan COVID-19.

Tanpa stabilitas nasional, maka akan berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat seperti ekonomi, sosial, budaya, agama, pendidikan dan lain sebagainya. Akhirnya, atas nama rakyat Indonesia mengucapkan “Dirgahayu HUT RI ke-75, semoga negeriku jaya selalu”. (*)

RadarNkri.com/A.ilyas

Previous Post

Wow, Mantan Kanit Tipikor Polrestabes Makassar Raih Doktor Ilmu Hukum

Next Post

Menelusuri Arti Kemerdekaan sebagai Spirit Menjaga Stabilitas Nasional

Related Posts

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia
DAERAH

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Mei 5, 2026
Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter
Breaking News

Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

April 26, 2026
Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional
Breaking News

Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

April 17, 2026
SD Inpres Palompong Melaksanakan Jum’at Ibadah di Halaman Sekolah
Breaking News

SD Inpres Palompong Melaksanakan Jum’at Ibadah di Halaman Sekolah

April 11, 2026
LSM GMBI Peringati HUT ke-24 dengan Apel Akbar Hibrid, Usung Tema “Solidaritas Tanpa Batas”
Breaking News

LSM GMBI Peringati HUT ke-24 dengan Apel Akbar Hibrid, Usung Tema “Solidaritas Tanpa Batas”

Maret 28, 2026
Pemuda Bantaeng Berdialog Bahas Ekonomi Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
Breaking News

Pemuda Bantaeng Berdialog Bahas Ekonomi Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Maret 16, 2026
Next Post

Menelusuri Arti Kemerdekaan sebagai Spirit Menjaga Stabilitas Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Mei 5, 2026
Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

April 26, 2026
Kapolsek Ujung Pandang Jalin Silaturahim dengan KPJ Makassar, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas Perbaikan Naskah:

Kapolsek Ujung Pandang Jalin Silaturahim dengan KPJ Makassar, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas Perbaikan Naskah:

April 23, 2026
Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

April 17, 2026

Radar Ekspres

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duel Ketat Pilgub Sulsel: Danny-Azhar Melesat, Sudirman-Fatma Terpuruk

Duel Ketat Pilgub Sulsel: Danny-Azhar Melesat, Sudirman-Fatma Terpuruk

Oktober 23, 2024
Debitur Diduga Gunakan Invoice Palsu, Smart Finance Tempuh Jalur Hukum

Debitur Diduga Gunakan Invoice Palsu, Smart Finance Tempuh Jalur Hukum

September 11, 2025
Pelaut Asal Luwu Dikabarkan Meninggal di Kapal TB. Bahar 18, PT. Jambi Anugerah Mandiri

Pelaut Asal Luwu Dikabarkan Meninggal di Kapal TB. Bahar 18, PT. Jambi Anugerah Mandiri

Juli 4, 2024
Modus Penipuan Jual Beli Motor, Korban Mengalami Kerugian Rp14 Juta

Modus Penipuan Jual Beli Motor, Korban Mengalami Kerugian Rp14 Juta

November 1, 2023

CV. Rahmat Mobilindo Adakan Meeting Bulanan Demi Memberi Pelayanan Yang Terbaik

5

CV. Rahmat Mobilindo Tawarkan Jual Beli Mobil Bekas Dan Jasa Lainnya

4

Komjen Pol Syafruddin Kunjungi Masjid Nurul Taubah KH Muhammad Tahir Di Polman

1

SYL: Malam Ini Saya Terakhir Menjabat Gubernur Sulsel

1
Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Upacara Penuh Kearifan Lokal Jadi Momentum Membangun Karakter dan Masa Depan Generasi Indonesia

Mei 5, 2026
Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

Menghidupkan Nilai Leluhur di Sekolah: Metode Pappasang Jadi Solusi Pendidikan Karakter

April 26, 2026
Kapolsek Ujung Pandang Jalin Silaturahim dengan KPJ Makassar, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas Perbaikan Naskah:

Kapolsek Ujung Pandang Jalin Silaturahim dengan KPJ Makassar, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas Perbaikan Naskah:

April 23, 2026
Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

Camat Bontolempangan Tegaskan Disiplin ASN dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

April 17, 2026

Radar Populer

  • Duel Ketat Pilgub Sulsel: Danny-Azhar Melesat, Sudirman-Fatma Terpuruk

    Duel Ketat Pilgub Sulsel: Danny-Azhar Melesat, Sudirman-Fatma Terpuruk

    1668 shares
    Share 667 Tweet 417
  • Debitur Diduga Gunakan Invoice Palsu, Smart Finance Tempuh Jalur Hukum

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Pelaut Asal Luwu Dikabarkan Meninggal di Kapal TB. Bahar 18, PT. Jambi Anugerah Mandiri

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Modus Penipuan Jual Beli Motor, Korban Mengalami Kerugian Rp14 Juta

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Pagelaran Futsal PMK UNM Dicederai Wasit Dinilai Tidak Kompeten

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
RADAR EKSPRES

  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi

© 2024 Radar Ekspres - by Webpro.

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM

© 2024 Radar Ekspres - by Webpro.