Bulukumba, RadarEkspres – 24 September 2025 – Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang lebih modern dan berbasis teknologi, PGRI Ranting SMPN 26 Bulukumba, di bawah kepemimpinan Ketua Ranting Muhammad Syafri, S.Pd.I, menjalin kolaborasi yang luar biasa dengan PGRI Cabang Khusus SMA Kabupaten Bulukumba. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pelatihan inovatif dalam bidang Koding Kecerdasan Artifisial (AI) kepada guru-guru di tingkat SMP dan SD.
Pelatihan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 24 September 2025, di SMPN 26 Bulukumba, dan dihadiri oleh guru-guru dari tingkat SMP dan SD. Kepala SMPN 26 Bulukumba, Pak Anshar, S.Pd., M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan pesan yang menginspirasi, “Tidak ada batasan umur dalam belajar. Manfaatkan momen ini untuk memperkaya pengetahuan tentang teknologi, karena yang hadir hari ini adalah ahlinya, Dr. Muhammad Yusran, S.Kom., M.Kom., fasilitator KKA tingkat nasional.”
Antusiasme peserta sangat luar biasa, meskipun ada beberapa kendala fasilitas yang harus dihadapi. Salah satunya adalah belum tersentuhnya jaringan internet Idihome di lokasi tersebut, serta beberapa penyedia jaringan ISP yang mengalami sinyal lemah. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat para peserta. Sebagian besar peserta dengan kreatifitas tinggi memanfaatkan perangkat HP dan modem pribadi untuk tetap mengikuti pelatihan. Ini membuktikan bahwa semangat untuk belajar dan meningkatkan kompetensi di era digital sangat tinggi di kalangan para guru Bulukumba.
Salah satu peserta, seorang guru dari SMPN 26, menyatakan, “Meskipun jaringan internet kami terbatas, semangat untuk belajar teknologi lebih besar. Kami merasa diberkahi bisa mendapatkan ilmu ini, dan kami siap membawa pembelajaran yang lebih menarik ke kelas.”
Dr. Muhammad Yusran, S.Kom., M.Kom., pemateri utama pelatihan ini, memberikan pemahaman mendalam mengenai Koding Kecerdasan Artifisial dan penerapannya dalam dunia pendidikan. “Teknologi bukanlah tantangan, melainkan alat yang dapat memperkaya pengalaman belajar,” jelas Dr. Muhammad Yusran. “Dengan teknologi, kita tidak hanya mengajarkan, tetapi juga membimbing siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan masa depan.”
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis dalam menggunakan alat-alat digital inovatif seperti Canva AI, GPT (Generative Pre-trained Transformer), Gemini AI, dan Qween AI. Peserta diajak untuk mengintegrasikan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan media yang interaktif dan kreatif. Dalam sesi ini, para peserta berkolaborasi dalam kelompok, mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), membuat media pembelajaran berbasis AI, serta merancang game edukatif yang dapat langsung diterapkan di kelas.
Kerja sama ini menunjukkan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan seperti terbatasnya fasilitas, semangat belajar para guru di Bulukumba tidak pernah padam. PGRI Cabang Khusus SMA Bulukumba dan PGRI Ranting SMPN 26 Bulukumba berharap pelatihan ini dapat memotivasi guru untuk terus berkembang dan menjadi pionir dalam transformasi digital di dunia pendidikan.
Sebagai penutup, Pak Anshar, S.Pd., M.Pd., menegaskan, “Momen ini bukan hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan semangat yang lebih besar untuk berinovasi dalam dunia pendidikan. Kami akan terus membawa semangat ini untuk membentuk masa depan yang lebih cerah bagi siswa-siswa kami.”
Laporan: Arif
















